Breaking News
Alami Kelainan Otak Langka, Bayi Mungil Ini Kejang Hingga 200 Kali dalam Sehari

Alami Kelainan Otak Langka, Bayi Mungil Ini Kejang Hingga 200 Kali dalam Sehari

Beritagan.com – Perkenalkan saya Sarah Napitupulu dan suami saya Roland Hutabarat. Saat ini kami sedang berjuang untuk salah satu anak kami yaitu Kimberly Sharon Felicia Hutabarat.

Sedikit bercerita, dalam 10 tahun pernikahan kami, baru kali ini Tuhan mengirimkan malaikat kecilnya untuk kami. Ketika kami melihat Kimberly lahir, kami berjanji kepada Tuhan dan diri kami sendiri untuk melindungi hadiah dari Tuhan ini.

Kebahagiaan kami hanya bertahan satu hari karena pada hari kedua kelahiran Kimberly, dia mengalami kejang selama 30 menit. Kejang Kimberly terus menjadi lebih sering. Setidaknya dia harus dirawat selama 2 bulan di sebuah rumah sakit di Jakarta.

Karena kejang Kimberly tidak kunjung usai, maka disimpulkan bahwa dokter berencana untuk menidurkan bayi kami. Prosedur ini berisiko membuat Kimberly tidak bisa bangun dari tidurnya. Tentu saja kami menolak. Kami tidak ingin kehabisan Kimberly.

Karena kondisi Kimberly yang terus memburuk, akhirnya kami membawanya ke Singapura. Disitu kami harus menerima kenyataan bahwa bayi kami harus mengalami sakit yang serius.

Berdasarkan hasil MRI, Kimberly memiliki kelainan otak yang sangat langka di dunia bernama HEMIMEGALENCEPHALY pada otak bagian kanannya.

Penyakit ini merupakan kondisi neurologis yang sangat langka di mana separuh otak Kimberly lebih besar dari separuh lainnya. Penyakit ini disertai gangguan saraf otak yang membuatnya terus-menerus mengalami kejang.

Menurut hasil pemeriksaan dokter di Singapura, Kimberly mengalami lebih dari 200 kali kejang dalam satu hari.

Situasi ini menyebabkan masalah paru-paru. Untuk bernapas, Kimberly harus dibantu oksigen dan masker CPAP (Continuous Positive Airway Pressure).

Kimberly juga dirawat di ICU, Intermediate Room dan ICU selama beberapa bulan. Biaya rumah sakit juga meningkat. Saat ini, tagihan rumah sakit yang harus kami bayar mencapai SGD 200 ribu (hampir 2 miliar rupiah).

Suami saya dan saya adalah orang biasa. Sebelumnya saya bekerja sebagai karyawan di sebuah industri swasta, namun karena Kimberly membutuhkan saya, akhirnya saya memutuskan untuk berhenti bekerja. Suami saya seorang dosen.

Bantu Bayi Kimberly




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *