Breaking News
Bapak Tukang Becak Ini Curhat Sambil Nangis Saat Diusir Anaknya, Penghasilannya Tiap Hari Hanya 7 Ribu Saja Untuk Bertahan Hidup

Bapak Tukang Becak Ini Curhat Sambil Nangis Saat Diusir Anaknya, Penghasilannya Tiap Hari Hanya 7 Ribu Saja Untuk Bertahan Hidup

Beritagan.com –

Kisah mengharukan datang dari seorang tukang becak berusia 78 tahun yang diusir oleh putranya. Di usia tuanya, ia harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhannya. Kakek juga hanya mampu membawa pulang Rp7 ribu per hari.

Kisah tukang becak ini berasal dari seorang pengguna TikTok bernama @thia.octrina yang mengunggah video seorang tukang becak yang dikenal dengan Taat.

“Saya tidak sengaja pulang dari luar kota melihat ayahnya menawarkan becak kepada saya. Tanpa pikir panjang, dia mengambil becak ayahnya karena kasihan melihatnya bersemangat untuk menawarkannya kepada saya,” tulis pemilik video.

Sepanjang jalan, mereka berbicara. Dalam obrolan tersebut, Obedient menceritakan tentang kisah hidupnya yang menyedihkan dan sulit. Dia mengaku anaknya diusir dari rumah.

Sekarang Taat hanya bisa tinggal di rumah teman. Namun yang lebih miris lagi, Obedient hanya bisa membawa Rp. 7 ribu setiap kali dia selesai menarik becak karena dia jarang mendapat tumpangan.

Menurut Taat, di era serba canggih ini, masyarakat lebih tertarik menggunakan jasa ojek online daripada transportasi tradisional karena dianggap lebih cepat. Namun, Obedient mengaku tidak bisa mengikutinya.

Postingan tersebut rupanya mendapat perhatian warganet. Beberapa bahkan menyarankan untuk menyumbang. Kabarnya, kegiatan tersebut dilakukan melalui perantara pemilik rekening dan uang donasi sudah sampai di tangan Taat.




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *