Breaking News
Ikut Wisuda Online Bertepatan Dengan Peringatan Hari Kematian Ibunya, Wanita Ini Bagikan Momen Harunya

Ikut Wisuda Online Bertepatan Dengan Peringatan Hari Kematian Ibunya, Wanita Ini Bagikan Momen Harunya

Beritagan.com –

Salah satu momen yang harus dirayakan dalam hidup adalah momen kelulusan. Ya walaupun nggak terlalu penting sih, tapi sayang banget kalau momen ini dibiarkan begitu saja.

Apalagi untuk memperingati momen bahagia ini, banyak yang mengundang seluruh anggota keluarga. Namun tidak dengan wanita dalam video ini, momen kelulusannya terasa begitu ketat karena momen tersebut bertepatan dengan hari kematian ibunya.

Video mengharukan itu diunggah oleh akun [email protected] Dalam video tersebut, tampak seorang wanita yang air matanya pecah saat menjalani prosesi wisuda online.

Wanita yang akrab disapa Dila itu duduk menghadap laptopnya menelusuri kegiatan wisuda di kampusnya ditemani sang ayah yang duduk di sebelahnya. Setelah tali dilepas, Dila tampak memeluk ayahnya erat-erat. Dia tidak bisa menahan tangisnya karena dia ingat ibunya yang telah menunggunya untuk lulus.

“Hari ini, 75 hari kepergian Mama, putri Mama mewujudkan mimpi Mama,” tulis penjelasan dalam video tersebut.

“Gelar sarjana yang diraihnya hari ini, dia dedikasikan untuk mama, sudah sepantasnya hari ini 1 November 2020 mama bersama papa menemaninya. Dila sangat terharu, bagaimana harapan ibuku untuk memiliki anak yang lulus,” wanita itu ditambahkan dalam penjelasan dalam video.

Mengutip beberapa penjelasan, perempuan tersebut bernama Safirah Wafia Nadhila (22) asal Nunukan, Kalimantan Utara. Dia adalah seorang mahasiswa dari sebuah politeknik di Samarinda.

Momen haru untuk kelulusan online-nya dicoba bersamaan dengan 75 hari setelah ibunya meninggal. Sementara itu, sang ibu sangat ingin melihat anaknya lulus.




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *