Breaking News
Kisah Haru Kakek Asal Lamongan Semangat Jualan di Pinggir Jalan Supaya Bisa Daftar Haji

Kisah Haru Kakek Asal Lamongan Semangat Jualan di Pinggir Jalan Supaya Bisa Daftar Haji

Beritagan.com –

Lahar (85) enggan bergantung pada orang lain, termasuk anak-anaknya. Di usia tuanya, ia selalu bersemangat mencari rejeki.

Seorang kakek asal Desa Madulegi, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur berjualan perabot rumah tangga di Jalur Basuki Rahmat Lamongan. Tepatnya, dia sedang duduk bersila di dekat lampu lalu lintas.

Sebelumnya Penjualan Seluler

Perabot rumah tangga yang Lahar jual antara lain gunting kuku, pisau, gunting, gantungan baju, dan lain sebagainya.

“Mulai Rp 5.000 sampai Rp 40.000. Mulai dari gunting kuku, gantungan baju, pisau, gunting, kipas dan lain-lain,” ujarnya dikutip dari Instagram @pojoklamongan, Kamis (20/5/2021).

Lahar menjelaskan, sebelumnya ia berjualan dengan cara keliling. Namun, kini ia memilih diam di satu tempat mengingat kekuatannya untuk berjalan sudah tidak seperti dulu lagi.

“Dulu saya berjualan keliling di Gresik. Setelah tidak bisa jalan jauh, sekarang tinggal di Lamongan saja,” imbuhnya.

Lahar diperdagangkan selama bertahun-tahun, sebelum akhirnya memutuskan untuk tinggal di lokasinya saat ini. Meski beberapa anak melarangnya bekerja, Lahar selalu memutuskan untuk berjualan.

Bagi Lahar, bekerja bisa membuat hari-harinya tidak membosankan karena selalu ada aktivitas. Tak hanya itu, ia percaya dengan beraktivitas tubuhnya akan lebih sehat.

Apalagi, sebagian uang hasil penjualan disisihkan untuk mendaftar haji. “Saya punya kemauan untuk menunaikan ibadah haji tahun 2014 lalu,” ujarnya. 2 tahun setelah itu, tahun 2016 lahar mendaftar haji.

Tetap Hemat

Sambil menunggu berangkat haji, Lahar tetap menabung di bank swasta. Tujuannya, agar ia siap saat diminta membuatkan paspor. Tak hanya itu, juga menyiapkan uang saku untuk berangkat ke Tanah Suci.

“Ada banyak pelanggan yang membeli sampai Rp 20.000 dan uangnya Rp 50.000. Buat kembalian tidak mau dikasih. Sehari bisa dapat Rp 500.000,” terang bapak 7 anak ini.

Setiap harinya, Lahar berangkat pukul 09.00 WIB dan kembali sekitar pukul 16.00 WIB. Tak hanya menjual perabot rumah tangga, di rumah ia juga memelihara ikan.

Ia mengisi kolam di belakang rumahnya dengan ikan tombro, nila, bandeng, dan lele. Lahar tidak memanfaatkan tambak sebagai sumber penghasilan, melainkan hanya sebagai hiburan memancing.




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *