Breaking News
Kisah Haru Kakek Sahli, Pagi Sampai Sore Kerja Serabutan, Malam Sampai Subuh Jualan Rambak, Semua Demi Bertahan Hidup

Kisah Haru Kakek Sahli, Pagi Sampai Sore Kerja Serabutan, Malam Sampai Subuh Jualan Rambak, Semua Demi Bertahan Hidup

Beritagan.com –

Pak Sahli mencari nafkah dengan berjualan kerupuk rambak di sekitar wilayah Kota Solo. Dia sekarang berusia 79 tahun, tetapi dia masih bersemangat untuk menjual.

Di laman sharinghappiness.org, ia mengatakan akan mulai berjualan mulai pukul 9 malam hingga pukul 1 dini hari di kawasan Mangkinegaran Selatan. Kemudian, ia akan melanjutkan tur lagi dari pukul 2 hingga subuh di sekitar Jalan Slamet Riyadi, Solo.

Pagi hari ia akan bekerja serabutan dan dari siang hingga sore ia berkeliling kawasan Solo Grand Mall. Dia rela sepanjang hari, dari pagi hingga malam untuk menafkahi keluarganya dan membiayai pendidikan anak-anaknya.

Meski sudah tua dan fisik tidak muda lagi, ia tidak mengeluh dan terus berkarya. Fisiknya yang mudah lelah juga membuatnya beberapa kali beristirahat sambil bersujud di masjid-masjid terdekat.

Selain sebagai tempat beribadah, rumah Allah menjadi tempat yang sangat nyaman bagi Pak Sahli untuk beristirahat sejenak. Penghasilannya juga tidak menentu karena hanya menjual kerupuk dengan harga 3 ribu rupiah. Belum lagi biaya pendistribusian kerupuk yang diambilnya dari produsen di Sukoharjo.

Dia bekerja sangat keras di usia tuanya untuk menghidupi istri dan anak-anaknya. Ia ingin menyekolahkan putrinya hingga lulus sekolah dan menjadi orang sukses. Ia juga bermimpi memiliki bisnis tambahan di rumah seperti membuka toko kelontong kecil-kecilan.

Ayo bantu wujudkan keinginan dan impian Pak Sahli. Anda dapat menyisihkan sebagian dari rezeki Anda dan menyumbang untuk di sini. Semoga beliau selalu sehat dan diberi kelancaran rezeki.




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *