Breaking News
Kisah Haru Keseharian Pak Suarja Dalam Mencari Nafkah

Kisah Haru Keseharian Pak Suarja Dalam Mencari Nafkah

Beritagan.com

“Alhamdulillah, walaupun hanya dapat Rp 5000, saya bisa memberikan ibu saya untuk membeli beras”

Suarja dalam keterbatasan fisiknya harus terus bekerja keras, kedua kakinya yang cacat sejak lahir dan bicaranya yang tidak normal bukanlah alasan untuk duduk diam.

Dengan merangkak ia berjalan menuju salah satu pengrajin kelapa, jarak sekitar 500 meter baginya adalah perjuangan yang sangat berat, dua tongkat sebagai kekuatan untuk mengangkat tubuhnya, sedangkan untuk menahan rasa sakit di lututnya ia merakit sendiri sepatu yang terbuat dari menggunakan kain dan mengikatnya di lutut. .

“Sepatu ini saya buat sendiri dari kain bekas untuk melindungi lutut saya dari tajamnya kerikil”

Sesampainya di tempat perajin kelapa ia dengan cekatan mencongkel setiap bagian isi kelapa, upah yang ia dapatkan hanya dari tempurung yang ia kumpulkan dan jual dengan harga Rp 250/kg, dalam sehari ia bisa mengumpulkan minimal 20 kg kelapa. kerang.

“Paling dalam sehari bisa mengumpulkan 20kg dan harus bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore”

Hasil kerja kerasnya menjadi pemetik daging kelapa adalah Rp. 5000 dan dia kumpulkan selama 1 minggu, uangnya Rp. 35000/minggu dia berikan kepada ibunya untuk membeli beras

Suarja adalah anak sulung dari 6 bersaudara, semua adiknya sudah menikah dan tinggal terpisah..

“Sebagai pengganti ayah saya yang sudah meninggal 7 tahun, saya harus bisa mengabdi kepada ibu saya walaupun kondisi fisik saya tidak sempurna”

Keterbatasan ekonomi saat ini yang dirasakan semakin parah, ketika ibunya sering sakit-sakitan karena usianya yang sudah lanjut dan tidak mampu lagi bekerja, ia sering harus meminjam nasi hanya untuk makan, menu yang ia makan hampir setiap hari hanya garam.

“Yang penting bisa ada nasi, kalau lauknya kebanyakan lalapan segar dari kebun, kadang garam saja sudah cukup untuk menyumbat perut”

Suarja berharap bisa terus mengabdi kepada ibunya dengan sekuat tenaga, tidak ingin melihat ibunya berjuang dalam hidup.

“Aku harus bisa membuat ibu bahagia meski dalam situasi seperti ini”

Bantuan Donasi: https://donasionline.id/suarjadifabel”>https://donationline.id/suarjadifabel




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *