Breaking News
Kisah Inspiratif, Nenek Ini Tolak Bantuan Sembako karena Merasa Masih Ada yang Lebih Membutuhkan

Kisah Inspiratif, Nenek Ini Tolak Bantuan Sembako karena Merasa Masih Ada yang Lebih Membutuhkan

Beritagan.com –

Virus corona yang menjangkiti banyak daerah telah menimbulkan banyak kesulitan bagi masyarakat. Meski begitu, di sisi lain banyak juga aksi saling membantu, seperti membagikan sembako atau kebutuhan kebersihan dasar.

Lansia menjadi salah satu sasaran penyaluran bantuan karena dinilai mengalami penurunan kemampuan fisik. Meski begitu, ada juga yang masih merasa mampu memenuhi kebutuhannya sendiri dan justru mengalihkan bantuan yang diterimanya kepada orang lain.

Mulai dari mengunggah video di akun Twitter @infoSumbar. Seorang wanita tua terlihat menerima sekarung beras dari seorang pria.

Jika hanya dilihat tanpa audio, sepertinya sang nenek menerima bantuan layaknya pendonor biasa. Namun, ternyata sang nenek mengatakan sesuatu yang mengejutkan.

Bukannya menerima bantuan, sang nenek menolak. Bukan tanpa alasan, sang nenek menolak bantuan beras tersebut karena merasa ada yang lebih layak menerima bantuan tersebut. Dia meminta donor untuk mentransfernya kepada mereka.

“Tolong berikan (beras ini) kepada orang yang lebih membutuhkan. Jika garam ini baik-baik saja, saya menerimanya. Kalau saya masih punya nasi untuk tiga bulan ke depan,” kata nenek dalam bahasa setempat.

Video tersebut sontak membuat netizen terkesima. Betapa dalam krisis seperti ini, sang nenek tidak memanfaatkan kebaikan, malah mengalihkan bantuan yang diterimanya kepada orang yang lebih berhak.

Semoga nenek selalu diberkati Tuhan




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *