Breaking News
Kisah Perjuangan Adik Atta, Rela Jadi Buruh Kupas Kulit Melinjo Demi Bayar Tunggakan SPP

Kisah Perjuangan Adik Atta, Rela Jadi Buruh Kupas Kulit Melinjo Demi Bayar Tunggakan SPP

Beritagan.com –

Tidak semua anak di Indonesia diberi kesempatan belajar selama 12 tahun. Banyak dari mereka harus putus sekolah di tengah jalur karena berbagai alasan, entah karena orang tua mereka tidak mampu membiayai sekolah mereka atau karena alasan lain.

Bagi siswa yang orang tuanya tidak mampu untuk sekolah, terpaksa mereka harus bekerja keras agar bisa terus belajar. Inilah yang dirasakan Atta, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Yogyakarta.

Ia harus bekerja keras dengan mengupas kulit melinjo sepulang sekolah untuk membayar tunggakan sekolahnya.

“Kalau ngebut dan tidak ada masalah, satu jam bisa mengupas 2,5 kilogram kulit melinjo dan dapat Rp 2.500. Cukup untuk menambah biaya sekolah,” kata Atta, dikutip dari akun Instagram Kitabisa. com.

Selama ini, Atta bekerja sebagai pengupas melinjo sepulang sekolah. Ia rela melakukannya demi membantu keuangan keluarga dan melunasi tunggakan sekolah.

Untuk menghidupi keluarganya, ayahnya bekerja sebagai buruh lepas. Namun di masa pandemi ini, ia kerap tidak mendapatkan penghasilan dari pekerjaannya.

Sedangkan ibu Atta bekerja sebagai penjual kue dengan menitipkan kuenya di warung dekat rumahnya. Tapi itupun tidak selalu habis setiap hari. Jika ada sisa, ibu Atta akan memberikan kue tersebut kepada orang berikutnya yang lebih membutuhkan.

Sebagai seorang siswa, Atta sebenarnya adalah siswa yang berprestasi dan telah memenangkan kompetisi MTQ. Karena prestasinya, ia justru bisa mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studinya.

Namun saat mendaftar, ia mengalami masalah sinyal dan gadget. Inilah yang harus dia tempuh untuk menempuh jalur universal dan membayar uang sekolah hingga jutaan rupiah.

Karena itu ia tidak mau merepotkan orang tuanya lagi dengan biaya sekolah yang besar. Ia juga bekerja dengan ikhlas karena memang tidak ingin putus sekolah.

Dalam sehari, Atta mampu mengupas kulit melinjo seberat 5 kg dan memperoleh penghasilan sebesar Rp. 5 ribu. Untuk mendapatkan penghasilan, ia harus rela melaksanakan pekerjaannya setiap pulang sekolah.

Nah, jika Anda ingin membantu meringankan beban Atta, Anda bisa berdonasi melalui tautan berikut:

Kita dapat. com/kampanye/helpattaberschool

Semoga Atta dan keluarganya tetap sehat, diberi kelancaran rezeki, dan dikuatkan selalu dalam segala hal. Amin.




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *