Breaking News
Korban dari Konflik Antar Daerah Salah Satunya adalah Kelaparan

Korban dari Konflik Antar Daerah Salah Satunya adalah Kelaparan

Beritagan.com – Perang Yaman sejak 2015 hingga kini telah menewaskan ribuan anak akibat kekurangan gizi. Mereka yang selamat harus menanggung malapetaka akibat serangan Arab Saudi. Salah satunya adalah Fatimah Qoba, gadis berusia 12 tahun yang kini beratnya hanya 10 kilogram.

Adik Fatimah menceritakan bahwa orang tua dan 11 anaknya, termasuk dirinya, diusir dari rumah dan harus hidup di bawah pohon dan kelaparan. Mereka melarikan diri dari bahaya bom yang dikirim oleh Arab Saudi. Karena ayah mereka tidak punya uang, mereka tidak bisa makan atau untuk sementara tinggal di tempat yang lebih aman. Akibatnya, Fatimah dan adiknya harus menerima apapun yang diberikan kerabat dan tetangganya. Kakaknya menambahkan,

Sebelum dibawa ke Puskesmas di Hajjah, Fatimah dibawa ke dua rumah sakit. Namun karena kondisi Fatimah yang terlalu parah, kedua rumah sakit tersebut menolak untuk merawatnya. Seorang dokter sekaligus kepala puskesmas, Makiah al-Aslami mengungkapkan,

“Semua lemak di tubuh Fatimah sudah habis. Kini tinggal tulang belulang. Fatimah mengalami malnutrisi ekstrim,” ujarnya. Dokter Makiah al-Aslami mengatakan, saat ini Fatimah sedang mencoba makan makanan lunak. Dia menambahkan bahwa butuh satu bulan perawatan untuk tubuh dan pikirannya untuk berkembang.




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *