Breaking News
Sedih, Ibu Ini Ditabrak Truk Saat Mau Bantu Suaminya Bekerja, Simak Kisah Perjuangannya

Sedih, Ibu Ini Ditabrak Truk Saat Mau Bantu Suaminya Bekerja, Simak Kisah Perjuangannya

Beritagan.com – Kehidupan yang keras membuat Ibu Supiyem (56 tahun) masih harus bekerja keras membantu suaminya, Pak Hendro, yang hanya seorang buruh bangunan. Meski hanya berpenghasilan 40 ribu per hari, setidaknya ia bisa mencari nafkah. Sayangnya, truk tersebut menabrak Ibu Supiyem yang menyebabkan dia mengalami cedera otak dan patah tulang hampir di sekujur tubuhnya. Tanpa operasi, dia dalam bahaya kematian

Matahari baru saja akan terbit, namun Ibu Supiyem sudah siap berangkat kerja dan berpamitan kepada suaminya yang saat itu tidak bisa menemani karena sakit. Sayangnya, hari itu adalah hari terakhir Pak Hendro melihat senyum istrinya

Di tengah menunggu pelanggan di warung bakso, tiba-tiba Ibu Supiyem merasa pusing dan goyah untuk bekerja. Pemilik warung juga mengizinkan Ibu Supiyem untuk kembali dan beristirahat. Sore itu jalanan cukup ramai, Ibu Supiyem pun terpaksa menyalip mobil di depannya. Sayangnya, dari arah berlawanan ada truk yang melaju kencang

Ibu Supiyem tertabrak truk hingga terlempar dari motornya dan hilang kesadaran. Dalam hitungan detik, wajah dan seluruh tubuhnya berlumuran darah yang keluar dari kepala, hidung, dan mulutnya!

Atas dorongan polisi dan ambulans terdekat, Ibu Supiyem segera dibawa ke rumah sakit. Setelah dihubungi polisi, Pak Hendro pun dilarikan ke rumah sakit ditemani anaknya, Sukisman, yang tinggal tak jauh dari rumahnya. Pak Hendro pun hampir pingsan, saat melihat istrinya terbaring tak sadarkan diri dengan seluruh tubuh berlumuran darah

Ibu Supiyem mengalami patah tulang hampir di sekujur tubuhnya dan gegar otak akibat patah tulang tengkorak. Tanpa operasi senilai 150 juta, Bu Supiyem mungkin tidak akan bisa bertahan!

Hati Pak Hendro dan Sukisman juga hancur. Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibir mereka, kecuali suara tangis dan air mata yang tak henti-hentinya.

Saat ini Ibu Supiyem masih terbaring kritis di rumah sakit. Celah di kepalanya membuatnya sering berbicara cadel dan tidak bisa mengingat nama anak dan suaminya. Sayangnya, Ibu Supiyem juga baru saja didiagnosis Covid-19, sehingga Pak Hendro dan anaknya tidak bisa menemaninya ke rumah sakit. Namun di sisi lain, Pak Hendro dan Sukisman kesulitan mengumpulkan dana ratusan juta rupiah

Soalnya, Pak Hendro dan anaknya hanya buruh bangunan lepas, dengan upah 60 ribu per hari. Apalagi saat ini, mereka belum menerima panggilan kerja

Bantu Donasi




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *