Breaking News
Sempat Diusir Ibu dan Ayah Tirinya, Kini 4 Bersaudara Ini Bertemu Dengan Ayah Kandungnya dan Berakhir Bahagia

Sempat Diusir Ibu dan Ayah Tirinya, Kini 4 Bersaudara Ini Bertemu Dengan Ayah Kandungnya dan Berakhir Bahagia

Beritagan.com –

Sayangnya, nasib malang ini baru-baru ini harus dialami oleh 4 bersaudara asal Sulawesi Barat. Mereka ditemukan terlantar di kamar kos dengan kondisi kelaparan. Sayangnya, diketahui bahwa mereka ditinggalkan oleh ibu mereka dan diusir oleh ayah tiri mereka.

Mengutip dari media lokal, 4 kerabat ini pernah tinggal terlantar dan tinggal di sebuah rumah kos di Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Ini karena orang tuanya berpisah.

“Ayah dan ibu sudah berpisah, saya pergi ke Wono (Wonomulyo) sendirian, diikuti ibu dan adik, setelah itu kami dibiarkan tidak tahu kenapa,” jelas sulung, Rani (16).

Bagi Sersan Herwanto, Babinsa Koramil 1402- 02/ Wonomulyo, keempat anak miskin ini dulu tinggal bersama ibu dan ayah tirinya. Setelah itu, sang ibu memilih untuk berpisah lagi dengan suami barunya dan meninggalkan keempat anaknya.

Rani dan ketiga adiknya telah tinggal bersama ibunya selama 3 bulan di Wonomulyo dengan menyewa kamar kost. Sebulan kemudian, sang ibu menikah lagi dengan seorang pria Tinambung.

Sayangnya, pernikahan ibunya hanya bertahan seminggu sebelum memutuskan untuk berpisah dan memilih meninggalkan anak-anaknya. Sepeninggal ibunya, Rani dan adik-adiknya sempat tinggal bersama ayah tirinya sebelum akhirnya diusir.

“Keempat bersaudara itu tinggal bersama ayah tiri mereka selama satu minggu setelah ibunya meninggalkannya. Tapi setelah itu dikeluarkan,” lanjutnya.

Setelah diusir, kakak beradik itu kemudian menyewa kamar kost atas dorongan seorang teman yang mereka kenal di Wonomulyo. Begitu juga dengan makan setiap hari, mereka juga berharap dari dorongan teman-temannya. Tak jarang, mereka berempat juga harus menahan lapar jika tidak ada makanan.

Kondisi Rani dan ketiga adiknya juga cukup memprihatinkan saat ditemukan. Mereka harus tidur di lantai karena bahkan tidak ada tikar untuk digunakan dan tidak ada pakaian yang bisa mereka pakai untuk ganti.

“Mereka tidur di lantai karena tidak ada tikar, hanya baju yang menempel di badan, dan informasi itu yang terus mereka pakai. Salah satu anak bernama Raffi pernah keluyuran di pasar mencari makan,” kata Herwanto. Namun syukurlah, kini Rani dan ketiga adiknya telah berkumpul kembali dengan keluarganya. Mereka bertemu nenek dan ayah biologis mereka. Menurut pengakuan sang ayah, sudah hampir setahun ia tidak mengetahui keberadaan dan kondisi anak-anaknya karena ditinggal bersama mantan istrinya setelah berpisah.

“Sudah hampir setahun saya mencari, hanya saja saya berpisah dengan ibunya, tidak bercerai tetapi dia meninggalkan saya. Saya tidak tahu di mana itu, saya tidak punya waktu untuk tahu di mana itu, saya cari di daerah Tasiu tapi tidak ketemu,” jelas Husni Bandung, ayah Rani.

Keberadaan anak itu diketahui setelah foto keempatnya viral di media sosial setelah ditemukan ditinggalkan di kamar kos. Husni mengatakan saat ini dia ingin mengambil alih mengurus anak-anaknya.

Syukurlah, kesimpulannya Rani dan adik-adiknya bisa berkumpul kembali dengan keluarganya. Tetap semangat untuk Rani dan keluarga.




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *