Breaking News
Walau Hanya Diupah 2.500 Rupiah, Nenek Ini Tetap Harus Bertahan Demi Bisa Menyambung Hidup

Walau Hanya Diupah 2.500 Rupiah, Nenek Ini Tetap Harus Bertahan Demi Bisa Menyambung Hidup

Beritagan.com –

Sakitnya hidup harus dijalani oleh Nenek Kawari. Suaminya meninggal beberapa tahun yang lalu, anak-anak neneknya merantau tetapi tidak ada kabar sampai sekarang. Dia sudah berusia 70 tahun tetapi nenek pasti masih terbiasa dengan kelaparan. Tangan kirinya yang lumpuh karena kecelakaan, tidak menghentikan Nek Kawari untuk mencari sesuap nasi. Nenek mati-matian mencari nafkah dengan berjualan keliling setiap hari. Nenek saya menjual daun singkong yang dipetik langsung dari kebun kecilnya di dekat rumah.

Seikat daun singkong Nenek Kawari dijual seharga Rp. 500. Jarang sekali daunnya terjual habis sepanjang hari. Setidaknya beberapa bundel yang Nenek bisa jual. “Biasanya ada yang beli karena kasihan neneknya, jauh-jauh jalan dan jualannya belum laku, jadi orang suka beli. Terkadang 4 atau 5 iket terjual. Jadi 2.500 uang yang nenek bisa bawa pulang,” ujarnya sambil terisak.

Nenek memetik sendiri daun singkong, lalu mengikatnya agar bisa dijual. Daun yang sudah siap dijual dimasukkan ke dalam keranjang agar lebih mudah dibawa-bawa. Dengan keranjang di tangan kanannya, nenek berjalan di sekitar desa tanpa alas kaki. Nenek Kawari berharap daun singkong yang dijualnya bisa laris manis sehingga Nenek punya uang untuk membeli beras.

Uang yang didapat Nek Kawari setiap hari tentu tidak cukup untuk membeli beras. Nenek bingung mau beli apa biar perutnya bisa kenyang. “Paling-paling Nenek beli nasi sebanyak-banyaknya, nasinya paling banyak yang bisa dibeli Nenek satu gelas atau 2 gelas. Kalau sudah punya nasi, Nenek bisa memasaknya menjadi bubur agar bisa bertahan lebih lama dan menjadi lebih melimpah, ” kata Nek Kawari sambil menyeka air matanya.

Jika uang atau persediaan makanan habis, Nenek Kawari berpuasa sepanjang hari dan berbuka dengan air. Nenek bersabar dengan kondisinya yang sulit. Yang bisa dia lakukan hanyalah mencari nafkah meski harus berjalan pincang karena kekuatannya sudah melemah. “Nenek harus menerima takdir, yang penting sudah berusaha dan berdoa kepada Allah. Nenek tidak mau diam lalu memohon,” kata Nek Kawari.

Sekarang yang diharapkan Nenek Kawari adalah kesehatannya agar bisa terus berkarya. “Nenek masih bisa puasa, kalau ada nasi dan makan seadanya, Nenek sangat bersyukur. Yang Nenek inginkan sekarang adalah tetap sehat sehingga dia bisa bekerja untuk mendapatkan uang. Kemudian Nenek selalu berdoa semoga Allah mudahkan rezeki Oma, amin,” kata Nenek.

Bantuan Donasi: https://donasiline.id/bantunenekkawari




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *