Breaking News
Walaupun Tak Punya Tangan, Bapak Ini Pantang Menyerah Cari Nafkah

Walaupun Tak Punya Tangan, Bapak Ini Pantang Menyerah Cari Nafkah

Beritagan.com –

Kisah perjuangan pedagang sepatu keliling baru-baru ini viral dan menyedot perhatian netizen di media sosial. Sebab, meski tidak memiliki kedua tangan, pria ini selalu bersemangat berjualan tanpa gentar.

Untuk memenuhi kehidupan keluarganya, pria yang akrab disapa Jimat ini setiap hari berkeliling membawa tas besar di punggungnya untuk berjualan sepatu. Berikut data lengkapnya:

Kisah Perjuangan Pedagang Sepatu Pria

Kisah perjuangan Jimat diunggah oleh pengguna Tiktok bernama @kang_kris. Setiap hari, konon Jimat selalu membawa tas besar berisi belasan sepatu untuk dijual.

“Hari ini saya jadi tahu artinya bersyukur kepada Tuhan, karena hari ini saya bertemu Pak Jimat,” ujar pengunggah video tersebut.

Meski tidak mudah, Jim mencoba menggantungkan tas besar itu di lengannya dengan wajah tersenyum. Untuk membantu aktivitas berjualannya, ia mengandalkan kaki dan mulutnya untuk membawa barang dagangannya di pundaknya.

Meski memiliki keterbatasan, raut wajah Jim terlihat sangat bahagia dan penuh semangat.

Menuai Pujian

Setelah dibagikan, kisah perjuangan pedagang sepatu itu kemudian menuai beragam opini dari warganet. Semangat kerja keras dan pantang menyerah yang coba dilakukan Pak Jimat membuat masyarakat terharu dan bertepuk tangan.

“Malu sendiri masih mengeluh,” kata akun @Jajatmadurasa

Sayang kan kalau kita malas mencari nafkah.. semangat selalu pak, selalu di beri kemudahan rezeki aamiin, kata @GirasCaffe

“Luar biasa buat orang yang diberi keterbatasan tapi belum tentu mau berbuat apa-apa,” kata @ucuplovers

“Salam banget, dari raut mukanya kayaknya dia orang yang sangat antusias,” kata @user94579353




Sumber Berita : viralpedia.id

About ANDRIAN KANAMOTO

Check Also

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Kisah Haru Kakek 80 Tahun ini, Hidup Sebatang Kara dan Tidak Bisa Berjalan

Beritagan.com – Selama tiga tahun terakhir, Mbah Repat tinggal sebatang kara di sebuah rumah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *